Teknik Krom Celup & Semprot, Ini Perbedaannya

Melapis komponen motor dengan krom jadi cara instant mendongkrak tampilan, agar kelihatan berkilau. Ditinjau dari metodenya, ada dua teknik atau cara melapis motor dengan krom, yakni teknik celup dan semprot. Apa bedanya?

Pelapisan krom dengan teknik semprot, caranya mirip seperti proses air brush. Jadi cairan ‘krom’ dimasukan ke alat penyemprot, terus disemprotin ke part motor. Meski terlihat sederhana, proses krom menggunakan teknik semprot ini butuh waktu lama, karena harus membiarkan cat krom tersebut kering secara alami. Selain itu, pengecatan butuh proses yang berulang-ulang supaya lapisan krom tidak gampang luntur.

Krom cara semprot ini biasanya untuk melapis part-part motor dari bahan plastik. Karena plastik nggak bisa dikrom pakai model celup, sebab plastik nggak bisa menghantarkan listrik

Sedangkan untuk krom model celup, perangkat yang dibutuhkan memang harus banyak. Namun, meski terlihat melibatkan banyak peralatan, krom menggunakan teknik celup ini terlihat lebih simpel. Sebab, part-part motor tinggal dicelupkan saja dan tunggu sampai beberapa jam, angkat, dan kemudian bisa dipoles.

Jadi di bak yang penuh cairan kimia itu, dihantarkan listrik pakai trafo di samping-samping bak. Tegangan listrik bisa dibuat tinggi kalau ingin hasil kromnya maksimal.

Teknik celup ini juga terlihat lebih ramah terhadap udara. Karena tidak ada pencemaran udara akibat bahan cat yang disemprotkan. Tentunya juga tidak membuat tangan para pekerja kotor berlumuran sisa cat. Tapi teknik krom celup tetap saja membuat udara menyengat, sebab menggunakan banyak campuran bahan kimia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *